RUU ITE disahkan
JAKARTA – Rancangan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (RUU ITE) disahkan hari ini, setelah naskah RUU ITE diterima secara aklamasi oleh seluruh fraksi DPR RI lewat Rapat Paripurna, Selasa, 25 Maret 2008. Setelah menanti sekitar lima tahun, Indonesia akan segera memiliki payung hukum di bidang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
RUU ITE usulan Pemerintah semula terdiri 13 Bab dan 49 Pasal serta Penjelasan. Setelah melalui pembahasan pada tahap Pansus, Panja, Timus, Timsin, rumusan RUU ITE menjadi 13 Bab dan 54 Pasal serta Penjelasan. Dengan demikian terdapat penambahan sebanyak 5 (lima) Pasal.
RUU ITE mulai dirancang sejak Maret 2003 oleh Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dengan nama Rancangan Undang Undang Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik (RUU-IETE). Semula RUU ini dinamakan Rancangan Undang Undang Informasi Komunikasi dan Transaksi Elektronik (RUU IKTE) yang disusun oleh Ditjen Pos dan Telekomunikasi - Departemen Perhubungan serta Departemen Perindustrian dan Perdagangan, bekerja sama dengan Tim dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Tim Asistensi dari ITB, serta Lembaga Kajian Hukum dan Teknologi Universitas Indonesia (UI).
Setelah Departemen Komunikasi dan Informatika terbentuk berdasarkan Peraturan Presiden RI No 9 Tahun 2005, tindak lanjut RUU ITE kembali digulirkan. Pada tanggal 5 September, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui surat No. R./70/Pres/9/2005 menyampaikan naskah
RUU ITE secara resmi kepada DPR RI. Merespon surat Presiden tersebut, DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) RUU ITE yang beranggotakan 50 orang dari 10 (sepuluh) Fraksi di DPR RI.
Bersamaan dengan itu, Pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika membentuk “Tim Antar Departemen Dalam rangka Pembahasan RUU ITE Antara Pemerintah dan DPR RI” dengan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 83/KEP/M.KOMINFO/10/2005 tanggal 24 Oktober 2005 yang kemudian disempurnakan dengan Keputusan Menteri No.: 10/KEP/M.Kominfo/01/2007 tangal 23 Januari 2007 dengan Pengarah: Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Sekretaris Negara, dan Sekretaris Jenderal Depkominfo, dan melibatkan Departemen Hukum dan HAM, Departemen Perdagangan, Kejaksaan Agung, Polri, Bank Indonesia, Bank BUMN, Operator Telekomunikasi dan Akademisi serta Praktisi TIK.
Pansus RUU ITE DPR RI mulai bekerja dari tanggal 17 Mei 2006 hingga 13 Juli 2006 dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) sebanyak 13 kali dengan berbagai pihak, antara lain operator telekomunikasi, perbankan, aparat penegak hukum dan kalangan akademisi.
Setelah menyelesaikan Rapat Dengar Pendapat Umum, pada bulan Desember 2006 Pansus DPR RI menetapkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) sebanyak 287 DIM RUU ITE yang berasal dari 10 Fraksi yang tergabung dalam Pansus RUU ITE DPR RI.
Pembahasan DIM RUU ITE pada Tahap Pansus dimulai pada tanggal 24 Januari 2007 sampai dengan 20 Juni 2007 dengan 18 kali rapat pembahasan. Selanjutnya pembahasan pada tahap Panja berlangsung dari 29 Juni 2007 sampai dengan 31 Januari 2008 dengan 23 kali rapat pembahasan. Kemudian diteruskan dengan pembahasan pada tahap Tim Perumus (Timmus) dan Tim Sinkronisasi sejak tanggal 13 Februari 2008 sampai dengan 13 Maret 2008 sebanyak 5 kali rapat pembahasan.
Selesai pembahasan pada tingkat Pansus, Panja, Timus, dan Timsin, pada tanggal 17 Maret 2008 telah dilangsungkan Rapat Pleno Panja yang dihadiri oleh seluruh Anggota Panja RUU ITE DPR RI dan Tim Antar Dep selaku Wakil Pemerintah dengan agenda Laporan Hasil Timus dan Timsin kepada Pleno Panja.
Pada tanggal 19 Maret 2008 telah dilangsungkan Rapat Pleno Pansus RUU ITE DPR RI dengan Pemerintah untuk mendengarkan Tanggapan dari 10 Fraksi yang tergabung dalam Pansus RUU ITE atas Laporan Rapat Pleno Panja 17 Maret 2008. Pada Rapat Pleno Pansus juga telah ditandatangani Persetujuan Tingkat I atas RUU ITE antara DPR dengan Pemerintah sebelum disahkan menjadi Undang-Undang melalui Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa, 25 Maret 2008.
Kehadiran UU ITE ini sudah sangat dinantikan publik. Dalam beberapa kali sosialisasi RUU ITE di beberapa kota besar di Indonesia, mencuat permintaan publik agar RUU ITE segera disahkan. Beberapa alasan yang dikemukakan publik bahwa UU ITE akan memberikan manfaat, sebagai berikut: menjamin kepastian hukum bagi masyarakat yang melakukan transaksi secara elektronik, mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kejahatan berbasis teknologi informasi, melindungi masyarakat pengguna jasa dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Adapun terobosan-terobosan penting yang dimiliki RUU ITE adalah : Tanda Tangan Elektronik diakui memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tandatangan konvesional (tinta basah dan materai), alat bukti elektronik diakui seperti alat bukti lainnya yang diatur dalam KUHAP, Undang-undang ITE berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar Indonesia, yang memiliki akibat hukum di Indonesia; penyelesaian sengketa juga dapat diselesaiakan dengan metode penyelesaian sengketa alternatif atau arbitrase.
Dengan disahkannya UU ITE, Indonesia sudah sejajar dengan negara-negara lain seperti Malaysia, Singapura, India, atau negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa yang telah secara serius mengintegrasikan regulasi yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi ke dalam instrumen hukum positif (existing law) nasionalnya.
Penyusunan RUU ITE ini, didasarkan pada fakta bahwa teknologi informasi telah mengubah perilaku dan pola hidup masyarakat secara global. Perkembangan teknologi informasi telah pula menyebabkan dunia menjadi tanpa batas (borderless) dan menyebabkan perubahan sosial, budaya, ekonomi dan pola penegakan hukum yang secara signifikan berlangsung demikian cepat. Teknologi informasi saat ini menjadi pedang bermata dua, karena selain memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan dan peradaban manusia, sekaligus menjadi sarana efektif perbuatan melawan hukum.
Untuk mengatasi hal ini tidak lagi dapat dilakukan pendekatan melalui sistem hukum konvensional, mengingat kegiatannya tidak lagi bisa dibatasi oleh teritorial suatu negara, aksesnya dengan mudah dapat dilakukan dari belahan dunia manapun, kerugian dapat terjadi baik pada pelaku transaksi maupun orang lain yang tidak pernah berhubungan sekalipun, misalnya dalam pencurian dana kartu kredit melalui pembelanjaan di internet.
Di samping itu masalah pembuktian merupakan faktor yang sangat penting, mengingat data elektronik bukan saja belum terakomodasi dalam sistem hukum acara Indonesia, tetapi dalam kenyataannya data dimaksud juga ternyata sangat rentan untuk diubah, disadap, dipalsukan dan dikirim ke berbagai penjuru dunia dalam waktu hitungan detik. Sehingga dampak yang diakibatkannya pun bisa terjadi demikian cepat, bahkan sangat dahsyat. Teknologi infomasi dan komunikasi telah menjadi instrumen efektif dalam perdagangan global dan sekaligus perbuatan melawan hukum dan kejahatan. Ironinya dalam keadaan transaksi dan kegiatan virtual telah meningkat demikian tinggi dan cepat, justru kita belum memiliki regulasi yang mengatur tentang Cyber Law.
RUU ITE yang segera disahkan ini adalah wujud dari tanggung jawab yang harus diemban oleh negara dalam memberikan perlindungan yang maksimal kepada seluruh aktivitas yang dilakukan di dalam negara ini. Kepastian hukum yang kuat akan membuat seluruh aktivitas informasi dan transaksi elektronik di dalam negeri akan terlindungi dengan baik dari potensi kejahatan dan penyalahgunaan teknologi sehingga Keberadaan UU ITE ini menjadi sangat strategis karena sendi-sendi aktivitas berbangsa dan bernegara juga telah disentuh oleh transaksi dan penggunaan teknologi informasi. (***)
Jakarta, 25 Maret 2008
SPYBOT
Spybot merupakan salah satu bot yang terkenal di dunia underground dan sangat luas digunakan oleh para hacker. Bot ini dibuat dengan bahasa C oleh Mich yang sebelumnya disebarkan secara terbatas melalui situsnya http://members.lycos.co.uk/ircspybot (saat ini sudah tidak aktif lagi)
Karena program ini berupa source code, Anda harus melakukan proses kompilasi yang sering menakutkan pengguna awam. Namun, Anda tidak perlu khawatir, pembuat program ini telah menyediakan sebuah batch file yang tinggal Anda klik dan selesailah sudah.
Saya mendownload compiler gratis bahasa C seperti yang disarankan yaitu lcc-win32 dari http://www.q-software-solutions.com. Instalasi program lcc-win32 yang bisa Anda dapatkan dari CD yang disertakan pada buku ini, sangatlah mudah dan tidak ada yang perlu di ceritakan lebih lanjut. Anda hanya perlu klik next, next, finish dan selesai.
File sumber spybot terdiri atas file spybot.c yang merupakan source code file sedangkan konfigurasi disimpan pada file yang berbeda yaitu settings.h. Anda menentukan sifat dan karakteristik file spybot yang hendak di ciptakan melalui file settings ini. Sebagai contohnya, saya ambil beberapa baris penting pada file settings.h.
[quote]char password[] = “password”; //bots password
char channel[] = “#testing”; //channel bot joins on connect[/quote]
Baris password[] merupakan password untuk memerintah bot., tanpa mengetahui password ini, bot akan diam seribu bahasa ketika Anda perintahkan untuk melakukan sesuatu.
Secara default, password yang digunakan adalah password dan saya tidak akan menggantinya untuk saat ini.
Secara default channel tersebut diset dengan #testing dan disini akan saya ganti menjadi #WarungZombie. Setelah perubahan, kedua baris tersebut akan berubah menjadi :
[quote]char password[] = “password”; //bots password
char channel[] = “#WarungZombie”; //channel bot joins on connect[/quote]
IRC mempunyai banyak sekali jaringan-jaringan yang berdiri sendiri. Misalnya, server-server dalam kelompok dalnet, tidak bisa berhubungan dengan server-server dalam kelompok undernet karena jaringan keduanya berdiri sendiri. Channel #jasakom yang dibuat dalam server dalnet, berbeda sama sekali dengan channel #jasakom yang ada di undernet.
Karena itu, kita juga perlu menentukan server mana channel #WarungZombie akan dibuat. Baris yang menentukan hal ini berada pada baris berikut :
[quote]//servers
char *ircservers[]={
“127.0.0.1”,
“irc.icq.com”,
NULL //dont remove this line
};
//number of ports MUST be the same as the number of servers you use,
int serverports[]={
6667,
6666,
};[/quote]
Secara default, server yang akan digunakan dimasukkan ke dalam array bernama ircservers yang secara default menggunakan 127.0.0.1 dan server irc.icq.com. Nomor port yang digunakan harus sesuai jumlahnya dengan server yang digunakan dan karena menggunakan dua server, terdapat dua port yang digunakan yaitu 6667 dan 6666.
Jika Anda hendak merubahnya ke server dalnet misalnya, Anda juga harus mengetahui port yang digunakan oleh server tersebut dan mengisinya pada baris serverports[]. Gambar 86. Melihat konfigurasi server-server IRC. Untuk mengetahui nama server dan juga port server IRC, Anda bisa mendownload list server-server IRC dari internet.

Saya menggunakan software mIRC dan dari situ juga bisa dilihat dengan mengklik tombol Options a Connect a Servers a Pilih server IRC a Edit. Terlihat server irc.icq.com termasuk dalam ketegory group IrCQNet.
Pada contoh ini, saya tidak akan merubah server yang digunakan dan hanya menghapus server lokal 127.0.0.1 karena memang tidak digunakan. Code akhir setelah saya edit akan tampak seperti berikut :
[quote]char *ircservers[]={
“irc.icq.com”,
NULL //dont remove this line
};
//number of ports MUST be the same as the number of servers you use,
int serverports[]={
7000,
};[/quote]
[quote][b]Catatan[/b]
Baris komentar dimulai dengan karakter //. Jadi jika Anda hendak menghilangkan sebuah baris agar tidak dicompile, Anda tinggal menambahkan karakter // di depan seperti tampak pada baris keterangan [i]“//number of ports MUST be the same as the number of servers you use”[/i] di atas[/b][/quote]
Setting lainnya masih sangat banyak seperti memberikan password channel agar hanya orang-orang yang mengetahui password saja yang bisa join ke channel, menjalankan web server dan keylogger secara otomatis, mengganti perintah-perintah default seperti perintah “list” menjadi “perlihatkan”, dan lain sebagainya. Program ini dibuat dengan struktur yang sangat rapi sehingga melakukan modifikasi setting menjadi mudah.
Setelah proses konfigurasi selesai dilakukan, saatnya untuk melakukan kompilasi. Klik file “Make spybot.bat” yang akan menghasilkan file spybot.exe. File inilah yang nantinya harus dijalankan di komputer korban.
Pada percobaan ini, saya menggunakan 3 komputer dengan koneksi internet masing-masing. Hal ini dilakukan karena server irc.icq.com hanya mengijinkan 2 koneksi yang terjadi sekaligus, pada koneksi ke-3, alamat IP malah akan di-ban (black list) oleh server irc sehingga tidak bisa melakukan koneksi lagi.
Selain menggunakan irc server publik, hacker juga bisa membuat server irc sendiri namun cara ini jarang dilakukan karena memudahkan penangkapan hacker tersebut. Pada kejadian sesungguhnya, komputer-komputer zombie adalah komputer yang berbeda dan mempunyai alamat IP nya masing-masing sehingga tidak begitu bermasalah dengan aturan semacam ini.
Pada contoh, saya menggunakan mIRC untuk melakukan koneksi ke channel #WarungZombie dengan server irc.icq.com dan nick HackerDDOS.
Pada cerita ini, diasumsikan 2 komputer telah terinfeksi dengan bot, dimana bot ini secara otomatis akan join ke channel #WarungZombie. Satu zombie menggunakan nick Zombie152 dan satunya lagi menggunakan nick Zombir187.
Nama nick bot diambil dari user yang login ditambah dengan angka secara acak. Pada contoh, dua komputer yang terinfeksi masing-masing login dengan nama Zombie1 dan script secara otomatis menambahkan angka 52 dan 87.
Gambar 87. Memerintah Zombie melalui channel IRC
Pada contoh, terlihat saat saya mengetikkan perintah “info” kepada bot agar menampilkan informasi system tempat dirinya berada, bot tidak memberikan reaksi apapun. Agar bot mau mendengarkan perintah dari tuannya, Anda harus mengetahui password bot terlebih dahulu.
Password defaultnya adalah “password” yang tidak saya ganti. Untuk itu, saya bisa login ke bot dengan mengetikkan perintah “login password”.
Setelah itu, saya mencoba lagi menjalankan perintah “info”. Kali ini, para bot sudah mengetahui bahwa yang mengirimkan perintah adalah tuan mereka sehingga masing-masing bot menampilkan informasi system tempat dirinya berada.
Gambar 88. Melakukan serangan DDoSSpybot
juga menyediakan fungsi untuk melakukan serangan DDoS dengan synflooding. Untuk melakukan synflooding kepada situs www.jasakom.com, saya memberikan perintah “Synflooding www.jasakom.com 80 100 10” yang artinya serang www.jasakom.com dengan mengirimkan paket syn ke port 80 (web server) sebanyak 10 kali dengan delay selama 100 milidetik.
Sebuah web server berjalan dengan membuka port 80 dan setiap kali Anda melakukan browsing ke web server, maka artinya Anda membuka sebuah koneksi ke port 80.
Seberapapun besarnya sebuah server, tentulah mempunyai batas dan batas inilah yang akan dimainkan oleh serangan DDoS. Serangan DDoS akan membuat koneksi ke port 80 sebanyak-banyaknya sampai server tersebut terlalu penuh untuk merima koneksi yang lain, akibatnya adalah situs yang diserang, menjadi tidak bisa diakses oleh pengguna yang sebenarnya.
Synflood adalah serangan dengan memanfaatkan sifat koneksi TCP/IP. Masih ingat dengan three way handshake ? Untuk memulai sebuah komunikasi, protokol TCP/IP memulianya dengan jabat tangan 3 kali. Pertama kali komputer sumber mengirimkan paket SYN, dibalas oleh target dengan paket SYN/ACK. Terakhir, sumber mengirimkan ACK.
Synflood akan mengirimkan paket SYN kepada target yang dalam contoh ini adalah web server, seakan-akan ia hendak melakukan koneksi yang sah, namun sebenarnya paket SYN tersebut telah dimanipulasi sehingga alamat sumber menjadi berubah.
Web Server kemudian mengirimkan paket balasan SYN/ACK dan mengalokasikan memory untuk digunakan oleh koneksi ini. Namun karena hacker telah merubah alamat IP sumber, balasan ini lari entah ke mana sehingga tidak pernah ada balasan.
Web server menunggu, menunggu dan terus menunggu tanpa pernah mendapatkan paket ACK. Sementara paket SYN yang lainnya terus terjadi dan Web server terus mengalokasikan memorynya yang akhirnya membuat memorynya menjadi penuh.
Pada sebagian web server, hal ini bisa saja membuatnya crash, namun, itu dulu. Sekarang hal tersebut sebagian besarnya sudah bisa diantisipasi namun menghabiskan resource ? tetap saja terjadi ! karena itulah sifat dasar dari koneksi TCP/IP.
Beberapa konfigurasi, mencegahnya dengan membuat time out untuk sebuah koneksi apabila tidak ada jawaban ACK dari sumber, namun cara ini juga membuat user sah yang mempunyai koneksi yang lambat tidak bisa mengakses resource yang seharusnya karena mengalami time out terus menerus.
Masih ingat dengan cerita saya tentang situs detik.com yang selalu down setiap kali ada kejadian penting ? Artinya, dengan memiliki pasukan yang banyak, Anda bisa membuat sebuah situs atau server down dengan cara apapun. Anda bisa memerintahkan semua bot membrowse server tersebut sehingga resourcenya menjadi habis dan berbagai koneksi normal lainnya. Dengan memiliki pasukan yang banyak, seorang hacker mempunyai power yang besar dan bisa berbuat apa saja.
Gambar 89. Menjalankan keylogger di komputer zombie
Pada layar berikutnya, saya mencoba mencuri ketikan keyboard dari komputer korban yang telah terinfeksi dengan bot. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah “startkeylogger”.
Setelah keylogger diaktifkan, semua ketikan keyboard yang dilakukan di komputer korban, akan dikirimkan dan ditampilkan di channel IRC. Terakhir, saya mematikan fungsi ini dengan memberikan perintah “stopkeylogger” kepada para bot.
Fungsi-fungsi yang telah saya bahas ini, hanyalah sebagian kecil dari fungsi-fungsi yang ada. Berikut adalah fungsi menarik lainnya yang tersedia :
[quote]*ingat bahwa Anda bisa mengganti perintah default ini dengan kata-kata lain sesuai dengan kehendak Anda melalui file settings.h[/quote]



SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER
Fauzan Azmi
azmifauzan@gmail.com
http://www.azmifauzan.web.id
Berdasarkan perkembangan teknologi komputer, maka perkembangannya dapat kita begi menjadi 2 bagian yaitu :
a. Sebelum tahun 1940.
b. Setelah tahun 1940.
Sebelum tahun 1940
Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat.
Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuanpenemuan manusia sejah dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik. Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanjaan, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia. Bagaimanapun juga alat pengolah data dari sejak jaman purba sampai saat ini bisa kita golongkan ke dalam 4 golongan besar.
1. Peralatan manual: yaitu peralatan pengolahan data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah menggunakan tenaga tangan manusia
2. Peralatan Mekanik: yaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakkan dengan tangan secara manual
3. Peralatan Mekanik Elektronik: Peralatan mekanik yang digerakkan oleh secara otomatis oleh motor elektronik
4. Peralatan Elektronik: Peralatan yang bekerjanya secara elektronik penuh
Beberapa peralatan yang telah digunakan sebagai alat hitung sebelum ditemukannya komputer :
- Abacus.

Muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini, dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuh rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, Abacus kehilangan popularitasnya.
2. Kalkulator roda numerik
Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak.

Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini
merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah
hanya terbataas untuk melakukan penjumlahan.
3. Kalkulator roda numerik 2
Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar
yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya.
4. Kalkulator Mekanik.
Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.
Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang professor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika:mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan differensil. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis.
Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Anlytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dlam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.
Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Pada masa berikutnya, beberapa insinyur membuat p enemuan baru lainnya. Vannevar Bush (1890-1974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan akademisi. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan. Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah. Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.
Setelah tahun 1940
Perkembangan komputer setelah tahun 1940 dibagi lagi menjadi 5 generasi.
1. Komputer generasi pertama ( 1940-1959 ).
Komputer generasi pertama ini menggunakan tabung vakum untuk memproses dan menyimpan data. Ia menjadi cepat panas dan mudah terbakar, oleh karena itu
beribu-ribu tabung vakum diperlukan untuk menjalankan operasi keseluruhan komputer. Ia juga memerlukan banyak tenaga elektrik yang menyebabkan gangguan elektrik di kawasan sekitarnya.
Komputer generasi pertama ini 100% elektronik dan membantu para ahli dalam menyelesaikan masalah perhitungan dengan cepat dan tepat. Beberapa computer generasi pertama :
a. ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator )
dirancang oleh Dr John Mauchly dan Presper Eckert pada tahun 1946.

KOMPUTER ENIAC
Komputer generasi ini sudah mulai menyimpan data yang dikenal sebagai konsep
penyimpanan data (stored program concept) yang dikemukakan oleh John Von Neuman.
b. EDVAC Computer.

KOMPUTER EDVAC
Penggunaan tabung vakum juga telah dikurangi di dalam perancangan computer EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer) di mana proses perhitungan menjadi lebih cepat dibandingkan ENIAC.
c. EDSAC COMPUTER
EDSAC (Electonic Delay Storage Automatic Calculator) memperkenalkan penggunaan raksa (merkuri) dalam tabung untuk menyimpan data.

KOMPUTER EDSAC
d. UNIVAC 1 Computer.
Pada tahun 1951 Dr Mauchly dan Eckert menciptakan UNIVAC 1 (Universal Automatic Calculator ) komputer pertama yang digunakan untuk memproses data
perdagangan.
2. Komputer generasi kedua ( 1959 - 1964 )
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tabung vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer.
IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani data dalam jumlah yang besar. Mesin
tersebut sangat Mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C.
Komputer generasi kedua Menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner. Pada awal 1960-an, mulai bermunculan computer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan.
Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya
menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat
diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket,
memory, sistem operasi, dan program.

KOMPUTER DEC PDP-8
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secaa luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan. Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, computer dapa tmencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
3. Komputer generasi ketiga ( 1964 - awal 80an )
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan computer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
4. Komputer generasi keempat ( awal 80an - ??? )
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponenkomponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale
Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.

Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik.Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dn mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaanperusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.

Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).

IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
5. Komputer generasi kelima ( masa depan )
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi semkain memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek computer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.
Penulis menerima saran, kritik, dan masukan mengenai tulisan ini; silahkan mengirim saran dan
komentar anda ke azmifauzan@gmail.com