August 22, 2008

No Smoking, Tidak Merokok Karena Allah

Filed under: Uncategorized

No Smoking, Tidak Merokok Karena Allah

Oleh

Syaikh Muhammad Jamil Zainu

 

Rokok memang sesuatu yang tidak ditemukan di zaman Nabi, akan tetapi agama Islam telah menurunkan nash-nash yang universal, semua hal yang membahayakan diri, mencelakakan orang lain dan menghambur-hamburka n harta adalah hal yang haram.

 

Berikut ini dalil-dalil yang menunjukkan keharaman rokok

 

1. Firman Allah :

"Nabi menghalalkan untuk mereka semua hal yang baik dan mengharamkan untuk mereka semua hal yang jelek." (QS. Al A’raf: 157) Bukankah rokok termasuk barang yang jelek, berbahaya dan berbau tidak enak?

 

2. Firman Allah :

"Janganlah kalian campakkan diri kalian dalam kehancuran" (QS. Al Baqarah: 195) Padahal rokok bisa menyebabkan orang terkena berbagai penyakit berbahaya seperti kanker, jantung, TBC, hipertensi dan lain-lain.

 

3. Firman Allah :

"Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri" (QS. An Nisa: 29) Padahal merokok merupakan usaha untuk membunuh diri secara pelan-pelan.

 

4. Ketika menjelaskan tentang khamr dan judi, Allah berfirman :

"Dan dosa keduanya (khamr dan judi) lebih besar daripada manfaat dua hal tersebut." (QS. Al Baqarah: 219) Demikian pula dengan rokok, bahaya yang ditimbulkannya lebih besar daripada manfaatnya, bahkan rokok sedikitpun tidak mengandung manfaat.

 

5. Firman Allah :

"Dan janganlah engkau bersikap boros, sesungguhnya orang yang suka memboroskan hartanya merupakan saudara-saudara setan." (QS. Al Isra: 26-27) Telah jelas bahwa merokok merupakan perbuatan perbuatan boros dan menghambur-hamburka n harta benda.

 

6. Allah berfirman tentang makanan penduduk neraka :

"Tidak ada makanan mereka kecuali dari pohon yang berduri. Makanan tersebut tidak menyebabkan gemuk dan tidak pula bisa menghilangkan rasa lapar." (QS. Al Ghasiyah: 6-7) Demikian pula dengan rokok, tidak membuat gemuk dan menghilangkan rasa lapar, sehingga rokok itu menyerupai makanan penduduk neraka.

 


7. Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam :

"Tidak boleh membahayakan diri sendiri maupun orang lain." (HR. Ahmad, shahih) Padahal rokok itu dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain serta menyia-nyiakan harta.

 

8. Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam :

"Sesungguhnya Allah itu membenci tiga perkara untuk kalian, (yakni) berita yang tidak jelas, menghambur-hamburka n harta dan banyak bertanya." (HR. Bukhari dan Muslim) Padahal merokok termasuk membuang harta.

 

9. Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam :

"Setiap (dosa) umatku dimaafkan (akan diampunkan) kecuali orang yang terang-terangan berbuat dosa." (HR. Bukhari dan Muslim). Artinya setiap umat Islam itu akan memperoleh pengampunan kecuali orang yang berbuat dosa dengan terang-terangan, sebagaimana para perokok yang merokok tanpa rasa malu-malu, bahkan mengajak orang lain untuk berbuat kemungkaran seperti mereka.

 

10. Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam :

"Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka janganlah ia mengganggu tetangganya." (HR. Bukhari) Bau tidak sedap karena merokok sangat mengganggu istri, anak dan tetangga terutama malaikat dan orang-orang yang shalat di masjid.

 

11. Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam :

"Tidaklah dua telapak kaki seorang hamba bisa bergeser pada hari kiamat sebelum ditanya mengenai empat perkara, (yakni) tentang kemana ia habiskan umurnya; untuk apa ia gunakan ilmunya; dari mana ia memperoleh harta dan kemana ia belanjakan; untuk apa ia pergunakan tubuhnya." (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani dalam kitab Shahih Al Jami dan Kitab Silsilah rnShahihan) Padahal seorang perokok membelanjakan hartanya untuk membeli rokok yang haram. Benda yang sangat berbahaya bagi tubuh dan mengganggu orang lain yang berada di dekatnya.

 

12. Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam :

"Barang yang dalam jumlah besarnya dapat memabukkan, maka statusnya tetap haram meski dalam jumlah sedikit." (HR. Ahmad dan lain-lain, shahih) Padahal asap rokok dalam jumlah banyak dapat memabukkan, terutama untuk orang yang tidak terbiasa merokok; atau pada saat perokok menghisap asap dalam jumlah yang banyak maka orang tersebut akan sedikit mabuk. Hal ini telah ditegaskan oleh seorang dokter dari Jerman dan seorang perokok yang pernah mencoba, sebagaimana penjelasan di atas.

 

13. Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam :

"Barangsiapa makan bawang merah atau bawang putih maka hendaklah menjauhi kami, masjid kami dan hendaklah ia berdiam saja di rumahnya." (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Sebagian orang tidak bisa menerima pengharaman rokok meski dalil-dalil yang menunjukkan keharaman rokok itu banyak sekali sebagaimana di atas. Khusus bagi perokok yang masih suka berkilah tersebut, maka kami katakan, "Jika rokok tidak haram mengapa mereka tidak merokok di masjid atau tempat suci yang lain. Namun kalian malah memilih merokok di tempat pemandian umum, tempat-tempat hiburan dan tempat-tempat yang terlarang?"

 

Sebagian orang ada yang beralasan bahwa merokok itu makruh saja. Sebagai jawaban kami katakan, "Jika hukumnya makruh lalu mengapa kalian hisap. Bukankah makruh itu lebih dekat kepada haram daripada ke halal!"

 

Perhatikanlah hadits Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam berikut ini :

"Sungguh hal yang halal itu jelas dan haram pun juga sudah jelas. Namun di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang tidak jelas. Kebanyakan orang tidak mengetahui perkara-perkara tersebut. Barangsiapa berhati-hati terhadap hal yang tidak jelas statusnya, maka sungguh ia telah menjaga agama dan kehormatannya. Barangsiapa yang terjerumus dalam perkara yang tidak jelas, sungguh ia telah terjerumus dalam perkara yang haram. Seperti seorang penggembala yang menggembalakan ternaknya di dekat daerah larangan, ia akan segera menggembala di daerah larangan tersebut." (HR. Bukhari dan rnMuslim)

 

[Karya dari : Syaikh Muhammad Jamil Zainu NO SMOKING - Tidak Merokok Karena Allah, Media Hidayah, hlm47-54]

 

Written by Administrator www.jilbab.or.id

HUKUM ROKOK, MENJUAL DAN MEMPERDAGANGKANNYA

Filed under: Uncategorized

HUKUM ROKOK, MENJUAL DAN MEMPERDAGANGKANNYA

Oleh

Syaikh Abdul Aziz bin Baz

 

Pertanyaan.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Apakah hukum rokok, haram atau makruh ? Dan apakah hukum menjual dan memperdagangkannya ?

 

Jawaban.

Rokok diharamkan karena ia termasuk Khabits (sesuatu yang buruk) dan mengandung banyak sekali mudharat, sementara Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya membolehkan makanan, minuman dan selain keduanya yang baik-baik saja bagi para hambaNya dan mengharamkan bagi mereka semua yang buruk (Khaba’its). Dalam hal ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Mereka menanyakan kepadamu, ‘Apakah yang dihalalkan bagi mereka’ Katakanlah, ‘Dihalalkan bagimu yang baik-baik” [Al-Maidah : 4]

 

Demikian juga dengan firmanNya ketika menyinggung sifat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam surat Al-Araf.

“Artinya :…Yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” [Al-A’raf: 157]

 

Jadi, rokok dengan segala jenisnya bukan termasuk Ath-Thayyibat (segala yang baik) tetapi ia adalah Al-Khaba’its. Demikian pula, semua hal-hal yang memabukkan adalah termasuk Al-Khaba’its. Oleh karenanya, tidak boleh merokok, menjual ataupun berbisnis dengannya sama hukumnya seperti Khamr (arak).

 

Adalah wajib bagi orang yang merokok dan memperdagangkannya untuk segera bertaubat dan kembali ke jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala, menyesali perbuatan yang telah diperbuat serta bertekad untuk tidak mengulanginya lagi. Dan barangsiapa melakukan taubat dengan setulus-tulusnya, niscaya Allah akan menerimanya sebagaimana firmanNya.

“Artinya : Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”

[An-Nur : 31]

 

Dan firmanNya.

“Artinya : Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal shalih, kemudian tetap di jalan yang benar” [Thaha : 82]

 

[Kitabut Da’wah, dari fatwa Syaikh Ibn Baz, hal.236]

[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini-2, hal21-22 Darul Haq]

Sumber http://www.almanhaj .or.id

August 18, 2008

Hiking Merdeka Bersama Anggota PALANTA (Blogger) Padang

Filed under: Uncategorized

Hiking Merdeka Bersama Anggota PALANTA (Blogger) Padang

            Disaat Rakyat Republik Indonesia lagi memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 63Th (17/08/2008).

            Rekan-rekan anggota Blogger Padang yang mengatas namakan dirinya PALANTA BLOGGER PADANG mengadakan Hiking Merdeka, dengan rute Pantai Padang – Jembatan Siti Nurbaya – Gunung Gado-gado (Makam China) – Pantai Air Manis (Pantai Malin Kundang). Acara sendiri diadakan Pada Hari Minggu pagi jam 08:00 – 17:00 (17/08/2008) disaat Rakyat Indonesia lagi mengikuti Upacara Bendera untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 63Th.

            Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahim antara anggota Palanta dan sekaligus ikut memeriahkan hari HUT RI. Acara ini sendiri baru pertama kalinya Palanta mengadakan acara seperti ini yang disambut dengan gembiranya rekan-rekan sesama anggota dan pengurus Palanta sendiri. Dari pengurus (Pendiri) Palanta juga dihadiri Bapak Yuhefizar, S.Kom selaku dosen Politeknik Universitas Andalas Padang (Admin, Moderator Palanta & Anggota Penulis Ilmu Komputer) Mengajak serta putra pertamanya yang masih berusia 3,5Tahun, Maryulismax (Da Max) selaku Ketua Palanta dan Pimpred Post Metro Padang (Salah seorang Pendiri Go Ranahminang) Juga membawa putri pertama yang juga masih berusia 3,5 Tahun, dan ikuti para anggota Palanta yang lainnya yang tidak lain mereka-mereka yang suka dengan menuliskan beberapa karya tulisnya maupun cerita pengalaman mereka sehari-hari melalui Blogger (Buku Harian online) yang berada di Sumatera Barat maupun di luar Sumatera Barat.

            Palanta Blogger sendiri tidak diharuskan warga Padang (Sumatera Barat) namun juga keanggotaan boleh berasal dari luar Padang (Sumatera Barat) asalkan ada kecintaan dengan Sumatera Barat yang mencintai dunia maya (dunia Cyber) seperti halnya memiliki Blog. Berdasarkan pengakuan salah seorang pecinta Blog seperti halnya Joe selaku Mahasiswa TKJ Universitas Andalas, pemilik blog http://joecy.0fees.net. Saya sangat senang sekali bisa mengikuti acara seperti ini dikarenakan bisa berkenalan lebih dekat dengan rekan-rekan Blogger yang tergabung Komunitas Palanta Blogger Padang yang selama ini hanya bisa berkenalan melalui dunia maya (Web Forum Palanta http://forum.palanta.org). Hal ini juga diakui oleh rekan-rekan yang lainnya.

             Selama perjalanan acara hiking ini sendiri cukup melelahkan dengan jarak tempuh selama 2 jam lebih, dalam acara ini sendiri kelihatan kekompakan mereka walau mereka sendiri baru sekali ini bertatap muka sesama anggota Palanta. Walaupun rekan-rekan anggota Palanta sempat terpecah menjadi 2 kelompok dalam melalui jalur Gunung Gado-gado.

            Setelah sampainya rekan-rekan anggota Palanta di lokasi tujuan akhir (Pantai Air Manis) rekan-rekan bisa beristirahat melepaskan lelah yang menempuh 2 jam perjalanan sambil bercanda tawa. Dari beberapa anggota sendiri ada yang kesal sama  Joe yang membuat rekan-rekan terpecah menjadi 2 kelompok dikarenakan Joe selaku anggota dia juga sebagai pemandu acara dikarenakan 1 minggu sebelum acara tersebut dia telah melakukan survey lokasi bersama rekan-rekan kuliah dia. Dari rekan-rekan sendiri satu kelompok melalui jalur mendaki yang akan menembus jalan raya yang jarak tujuannya sendiri bertambah jauh dan satu kelompok lainnya melalui jalur menurun dengan jarak tempuh semakin dekat dan jalur ini sudah termasuk jalur yang lumayan sedikit Ekstrim di karenakan jalur ini melalui beberapa rintangan seperti halnya melewati air terjuan dan jalur bebatuan yang bisa ditempuh dengan satu persatu pejalan kaki yang bersebelahan dengan jurang yang sedikit juram. Hal ini tidak membuat surut bagi rekan-rekan cewek dan halnya dengan Bapak Yuhefizar dan Maryulismax yang membawa anaknya. Hal ini berdasarkan pengakuan anggota cewek Desti pemilik web blog http://takodokbercerita.wordpress.com jalur kita ini lumayan sedikit curam dengan kategori menengah dibandingkan jalur yang pernah saya lalui. Hal ini juga di akui anggota cowok seperti halnya Awank pemilik web blog http://aw4nk.blogsome.com dan http://f47riaw4nk.wordpress.com dan di ikuti rekan-rekan yang lainnya dalam tergabung kelompok dua. Sedangkan Joe sendiri ikut kelompok dua.

            Disaat rekan-rekan anggota Palanta berkumpul setelah makan siang dengan membentuk lingkaran dari mereka bisa saling berkenalan secara langsung dan saling berbagi pengalaman dari pertama kali memiliki web Blog sampai saat ini. Disaat perkenalan ternyata dominan dari kalangan mahasiswa dan kalangan pegawai yang mayoritas pegawai Bank Nagari Padang (BPD) dan dari kalangan mahasiswa sendiri ada yang dari Universitas Putra Indonesia ”YPTK” Padang Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Negeri Padang dan mahasiswa Universitas Andalas Padang dan tidak kalah lagi ada salah seorang mahasiswi dari Universitas Riau Fakultas Ilmu Komunikasi Jurusan Hubungan Internasional. Dari beberapa anggota sendiri ada juga selaku pendiri Komunitas IT & Programer Yogyafree/X-Code yang berpusat di Yogyakarta untuk regional Padang (Sumatera Barat) yang biasa menyebut dirinya X-Code Padang Community yang beralamat pada http://yogyafree.net.

Selain berkenalan anggota Palanta sendiri menyusun suatu rencana seperti halnya acara buka bersama yang Insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 13 September 2008 di Lubuk Idai Resto yang bertepatan dengan Bulan Ramadhan dan acara Seminar dan Workshop Temu Blogger Padang II yang juga Insya Allah akan dilaksanakan pada 5 November 2008. Acara Temu Blogger ini ini sendiri bergabung dengan acara Minangkabau Book Fair II yang akan diadakan di gedung pertemuan Bagindo Aziz Chan Padang.

Setelah berkenalan dan menyusun acara berikutnya juga ada acara santai yang dimanfaatkan oleh rekan-rekan yang lainnya bermain di tepi pantai dan menyeberang pulau yang kebetulan saat itu air pantai lagi pasang surut sambil berfoto ria dan mencari binatang laut seperti Umang-umang dan kerang laut. Disaat menyeberang pulau dengan berjalan kaki tanpa menggunakan alas kaki dipertengahan jalan beberapa rekan ada yang menahan sakit dikarenakan melalui jalan yang berbatuan yang runcing namun ada salah seorang anggota Palanta yang berjalan sambil bernyanyi ”Ngak sakit….ngak sakit….” untuk memanas-manasi rekan-rekan mereka yang kesakitan dikarenakan rekan yang bernyanyi tersebut dia berjalan menggunakan alas kaki (Sandal Jepit). Dari mereka yang mendengarkan lagu tersebut mengatakan ”Wah Curang pantes saja ngak sakit ternyata memakai sandal”.

Setelah sore merekapun mulai bersiap-siap pulang dan menunggu mobil angkutan umum. Dan pulang ke rumah masing-masing.